Selasa, 02 April 2013

hai semua KPOPLovers ({}) gimanaaa berita BIGBANG nyaa ? sekian dulu yahhh bahasnyaa :D aku punya yang baru lohhhh ;;) mau tau gaaa ? :D

iya dehh aku kasih tauu :) aku punya sedikit nihh cerpen2 buatan aku sendiri :D sebenernya mau sih mau ngomongnyaaa :D gapapa dehhh, yang penting kece XD -ganyambungyahhh-

okeh, aku mau kasih Cerpanku yang pertama judulnya Ketika Sahabat Mengkhianatiku..
sedih bener ._. hahaha :D

gini ceritanya,

Ketika Sahabat Mengkhianatiku

          Saat itu, aku sedang berjalan menuju mal yang ada didekat rumah sahabatku Nila. Ya, kami berteman sudah lebih dari 7 tahun dan dia sudah menjadi sahabat setiaku. Oh iya, nama aku Eky. Aku umur 16 tahun, sama halnya dengan Nila. Kami kelas 1 SMA. Sayangnya kami tidak 1 sekolah. Nila bersekolah di SMA N 1 Semarang dan aku bersekolah di SMA N 2 Cilacap. Bukan berarti persahabatan kita terputus cuman gara-gara kita beda sekolah. Kita tetep melakukan komunikasi kok. Nila pindah ke Semarang karena ikut orangtua. Kalau ada liburan panjang Nila sering kok main ke Cilacap. Kalau sedang bersama, kami sering jalan-jalan ke mal,laut,alun-alun, ya banyak lagilah. Pokoknya ga nyia-nyiain waktu bersama kita. Kaya sekarang ini. Kita pergi ke mal seperti biasa. Melihat lihat bebagai macam baju, kadang sering main Timezone, ya gitu lah.
          Setelah pulang dari mal,aku menyempatkan untuk beristirahat dulu di rumah Tante Nila yang kebetulan kosong. Karena dia sendirian dirumah jadi aku temenin. Kami berdua benar-benar cape setelah pulang main bersama. Hahaha, gapapa kok, bisa diobatin sama rasa seneng. Seperti biasa, kami berdua tidur satu ranjang dikamar si Nila. Berselimut bareng, bantal bareng, ya pokoknya semua serba berbagi deh. Kami juga sering berbagi cerita, pengalaman, dan curhat-curhat. Paling sering curhat-curhat sihh.
          Dan aku pun mulai curhat sambil tidur berhadapan.
‘Nila, kamu udah taukan pacarku?’
‘Ohh, si Rizky apa ky? Iya aku tauu? Kenapa? Ada masalah yahh?’ tanyanya penasaran dan mendekatkan mukanya ke mukaku.
‘Engga kok nil. Cuma aku agak curiga sama dia’  jawabku dengan berubah posisi menjadi duduk.
‘Ohh, curiga kenapa emang? Cerita dums’ menyusul dengan posisiku dan langsung duduk di depanku persis.
‘Ginilohh. Dia kemarin salah kirim ke aku nil. Sms gini –Kita seriuskannn? Kamu juga mau kan sama akuu?- apa maksutnya yah? Kaya mau nembak gituu dehhh.’ sambil kutujukan pesannya yang masih aku simpan.
‘Haaaaaahhhhh? Gilaaaaaa? Jadi maksutmu dia Selingkuh getoohhh??? Sabar yaaaw Eky ku Sayangg. Jangan nangissss’ sambil memelukku erat.
*ya dia memang begitu. Dia itu protektif banget sama aku. Ga mau kalo aku kenapa-kenapa. Dia itu berasa kaya pacarku. Dia anaknya lucu dan masih kaya anak kecil. Kami berdua membuat sebuah perjanjian yang berlaku sampai kami mati. Yaitu tidak boleh ada yang menangis diantara kita berdua. Mau itu masalah apa aja ya pokoknya ga boleh nangis.*
‘Aduhh, mulai alaynya. Biasa aja donnggg. Aku gapapa kok. Iyaa kayanya dia selingkuh nill. Waktu itu aku lagi ada masalah sama dia siiihh. Ya gara-gara sms itu’
‘Walaahh.. lah si Rizkynya jawab apa setelah kamu tanyain masalah itu ekk?’
‘Katanya bukan dia yang kirim. Katanya hapenya waktu itu lagi di pinjem sama kakanya. Buat sms pacar kakanya. Ya aku sempet percaya sihh. Tapi batinku ga bisa percayaa Nilaaa! Kenapa yah?’
‘Namanya juga udah cinta. Aku percaya banget kamu pasti sayang sama si Rizky. Ya pokoknya kamu sabar yaahh. Selesein masalahnya dengan baik. Okeh, inget terus yah sama perjanjian kita ek. Ehh ngomong-ngomong Rizky mukanya kaya gmana si? hahaha’
‘Iya makasih nila. Kamu memang sahabat aku yang paling pengertian sama aku. Thank’s banget yaaahh. Aku janji ga bakal lupa. Tenang broooo. Hahaha kepo dehh.’
‘Hahaha, yaudah deh ga penting juga. Yaaapppp. Eky ga sedih laggii. Ayok kita tidur siang. Hahaha’ jawabnya sambil menarikku tidur bersamanya.
‘Iyaaappppp okeehhh kita tidur’
2 jam kemudian kami bangun dan aku bersiap pulang
          Aku pun pulang dan berpamitan dengan pelukan erat. Karena dia akan pulang ke Semarang besok jadi dia harus bersiap-siap dengan segera dan aku juga akan pulang dengan segera. Dan besok aku akan mengantar dia ke terminal.
          Esok harinya waktu pagi hari, akupun mulai mengantar nila ke terminal bersama dengan keluargaku dan saudara-saudara nila yang di Cilacap. Selang beberapa waktu, bus yang membawa nilapun berangkat. Dia melambaikan tangan dengan menahan tangis. Sama halnya dengan aku. Dengan perginya nila, kesepianpun menghantuiku lagi. Ya paling aku pergi main dengan Rizky. Biarpun kurang puas seengganya bisa diobatin laahh.
          2 Tahun kemudian berjalan tanpa ada Nila di hari-hariku. Dan dia sudah tak pernah datang ke Cilacap. Ga ada juga kabar lewat telepon dari Nila. Mungkin dia sibuk kali. Gapapa dehh.
          Kagetnya, aku dikasih undangan sama Nila buat dateng ke acara ultah dia. Dan aku juga hampir lupa dengan hari ultahnya.
Isi undangannya :
To my best friend, Eky.
            Maafin aku ya ek, ga ngasih kabar ke kamu. Dan jangan kaget kalo tiba-tiba ada surat dari aku. Maaf kalo suratnya dateng agak telat. Hehe. Oh iyaa, kamu ga mungkin lupakan sama ultahku ek? Besok aku mau bikin acara. Bisa datengkan? Aku tunggu kamu dirumah ek. Persis jam 9 malem yahh. Gapapalah mampir ke Semarang sekali-kali. Hahaha. Aku juga undang tante kok, jadi kamu bisa dateng sama tanteku yah. 1 hari cukup kok. Ati-ati dijalan yaaaahh. Aku ngarep banget kamu dateng. Oh iya, aku juga punya gebetan baru. Besok aku kenalin dehh, okehhh. Ati atii yaww.
Thank’s~
By Nila

1 hari kemudian

          Aku mulai melakukan perjalanan dengan tantenya Nila menggunakan mobil. selang beberapa jam akupun sampai di Semarang. Keindahan kota semarang ternyata lumayan juga, bisa menghilangkan rasa penatku.
          Hari itu sudah pukul 3 sore. dan aku sudah sampai di rumah Nila. Aku melepas kangen dengan Nila seperti biasanya. Termasuk tidur bareng. Kami tidur bersama selama 2 jaman lebih. Setelah bangun, aku mandi dan Nila segera bersiap-siap untuk malamnya karena pesta segera dimulai.
          Aku tak sabar rasanya melihat sahabatku memakai gaun indah dan meniup roti ultahnya. Tak terasa dia sudah dewasa. Semoga saja dia bisa lebih baik. Aminn~ aku juga penasaran dengan gebetan barunya.
Pestapun dimulaaii~
          Saat aku melihat ke luar lewat kaca, orang-orang sudah banyak yang dateng. Aku mau keluar tetapi merasa maluuu. Hahahaha. Biasa bocah alay~
          Aku sedang sedikit galau karena Rizky sangat sulit dihubungi. Tapi aku tak terlalu memikirkannya. Tak apalahh, demi Nilaa.
          Aku berjalan mendekati Nila yang sedang berbincang-bincang dengan seorang lelaki yang mungkin gebetannya itu. Tapi kayanya aku kenal dengan body pria itu. Kok sepertiiiii...
‘Hai Eky, sini ikut yuhh, aku kenalin pacar akuu’
‘ohhh iyaa siapa ya?’
*laki-laki itu memalingkan badan dan.......*
Tiba-tiba saja aku merasa tak bisa apa-apa. Dan tak sengaja aku jatuhkan gelas yang aku pegang. Semua orang melihat aku. Nilapun terlihat bingung.
‘Kamu kenapa ekyyyy??? Kokkk gelasnyaaa????’
          Asal kalian tahu, ternyata pacar Nila itu adalah Rizky. Perasaan aku tak karuan. Ingin rasanya aku pergi. Dan aku tak tahu harus bagaimana berjalan keluar dari daerah yang seperti Neraka ini.
          Rizkypun bingung harus berbuat apa. Dia hanya kaget dan tak bisa berkata apa-apa terutama pada Nila. Mungkin tak bisa menjelaskannya.
‘Eky tungggguuuuuu…’ kejar Rizky.
‘Eky Rizky. Tunggu. Ekyyyyyy!’ saut Nila
Aku tetap berjalan cepat sambil meneteskan air mata.
‘Stopp. Tunggu dulu sayang. Maaf aku minta maaf.’ Kata Rizky sambil memegang pundakku
‘apa? Sayang kamu bilang? Mulutmu itu dijaga! Maksutmu apa hah? Dan kenapa kamu selama ini ga pernah biilang sama aku? Ga pernah jujur sama aku? Ohh, jadi itu artinya kamu ga pernah bales smsku, ga pernah angkat telfonku, dan ga pernah…..ahh udahlah aku cukup tau. Aku ga tau kamu bisa sampe sini. Dan kamu Nilaa? Kita lupain semua kenangan kita berdua selama ini. Makasih udah jadi sahabat paling indah dalam hidupku. Satu kata buat kamu, Pengkhianat! Aaaaahhh Shit!’ aku lari sebisaku tanpa tau arah tujuan.
‘eky tungggu maaafin aku eky maaf. Maafin akuuuuu’ jawab Nila bersujud setelah aku lari.
          Dan aku pun pergi tanpa ada kata yang keluar dari bibirku ini. Ga tau Nila, Rizky dan yang lainnya bagaiman. I don’t care. Yang aku bingungkan hanya satu, kenapa sahabat aku sebegitu teganya sama aku? Sahabat yang sudah aku anggap seperti keluarga aku sendiri? Dan kenapa aku harus kenal orang seperti Rizky? Entahlah, aku tak tau dan tak mau tau apa tujuan mereka. Dan inilah akhir dari balasan mereka terhadapku, cintaku, dan ketulusanku kepada mereka.

-The End-
hihi XD
bagus kagakkk :D kasih coment dums qaqa :)))
thank's yaw ({}) 
mau cerpen yang kedua kagak ? :D

iya dehh sekalian aja yahhhh :))

ini diaa, cerpen kedua !

Cinta Pertamaku ^^
 part 1
*suatu hari saat pertama kali masuk sekolah SMA dan memperkenalkan diri*
‘hai, aku SeoYoung. Alamatku di Jalan Hatimu nomer berapa aja :D (wakakaka. Gila kali ya). Aku disini sangat senang karena bisa bertemu teman baru yg banyak seperti ini.’
‘Ok Seoyoung. Terima kasih. Beri tepuk tangan.. ‘ kata guruku kepada murid2
(yeahh . prok prok prok prok) balas murid2 sambil bertepuk tangan.

*setelah semuanya sudah memperkenalkan diri, sekarang wali kelasku akan membuat regu piket. Dan aku akhirnya kebagian di hari Selasa. Yg satu regu denganku adalah : Yeon,Fanny,Siwon,Kyuhyun,Shindong. *

‘Ok, ibu sudah selesai. Oh iya, ada tugas buat kalian setiap regu piket yahh? Tugasnya adalah setiap hari kalian harus melaporkan hasil penelitian kalian tentang kelas kalian ini. Harus sesuai dngan kenyataan lohh! Kalau kotor ya bilang kotor, kalau bersih bilang bersih. Siap??’ kata guruku dengan tegas.

‘siap buuu.....’ jawab sekelas.

*nah kebetulan tugasnya mulai hariini, dan kita suuh membuat kelompok setiap regu. Kebetulan, saat aku kumpul aku baru sadar kalau temen satu reguku ada yg nanamya .... eemmm ... Oh iya, Siwonn , lebih tepatnya Choi Siwon (maaf sedikit telmi :D) dia itu sangat tampaannnnnnnn sekalii. Anaknya tinggi, putih, keren, baik lagi, care bgt sama cewe. Pokoknya okeh bangetlah. Katanya sih sewaktu dia di SMP, dia jadi idola anak2 cewe? Emank bisa sih? Orangnya juga Gantengnya minta ampunnn ...... saat dia memperkenalkan diri tadi di depan, bnyak banget yg ngeliatin dia.. mungkin banyak yg suka kali ya?? Aku juga rada suka :D (alias CINLOK) rasanya itu ....................................................berasa kaya melayang di langit yg tinggiiiiii bangeetttt. PLAKKK.. mulai Alaynya keluar :D maap sodara2 :D*

-dan tanpa sadar aku melamunkan dia,-
‘kau sedang apa? Melamunkan siapa ya?’ tanya salah satu temanku yg namanya .... (tuhkan Telmi lagi :D) oh iya , Yeon :D
‘eeheeehhheehhhhh.. engg ggaa.. ada apa ya? Ayo kita lanjut lagi.’jawabku gagap.
‘engga, ya sudahlah J   ‘iyaa :)
Tiba2 saat aku menatap tajam siwonn .. dan diaaaa menepukkan kedua tangan dia ke wajahku untuk menyadarkanku..
Aku sangat terkejut dan langsung tersadar.
‘Lohh??? Pada kemana ini?? Sudah pulangkahh??’ kataku kaget
‘sudah dari tadi. Kau ketinggalan tugass. Dari tdi kau menatapku?? Kenapa??’
Waaahhh aku ketahuannn .. aku sangat malu sekali .. (yawudah tutupan panci aja :D)
‘heheee .. aku aku cumaaa .. kagum saja dengan parasmuu :)’ jawabku jujur
‘benarkah?? Terimakasih :) aku juga sangat kagum dengan matamu..’
‘hahh?? Mataku ?? kenapa??’
‘matamu bisa buat hati aku gemetar.. tatapanmu sungguh penuh cinta? Apa kau ????? Menyukaikuuu????’ tanyanya dengan senyum manis yg membuatku tambah linglung .

‘apahh??? Sebenarnya aku hanya kagum saja bukan suka, emmmmm kenapa kau bisa tahu??’
‘aku hanya memahami arti tatapanmu padaku .’
‘kok bisa?? Ya sudah tak usah dibahass dehh ::)
‘iya2 :)

-------------------------

sepongsorr :D hahaha . besok lagi yawww ({})
hehehe ;;)
ini belum celecai yahhh ;))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar